Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama seluruh kabupaten dan kota di NTB guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga.
Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, rapat tersebut digelar untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idul Adha.
“Supaya masyarakat kita tidak terlalu oleng dengan kondisi harga di NTB, kami meminta laporan kesiapan dari masing-masing kabupaten dan kota,” ujarnya.
Selain membahas pengendalian inflasi, pemerintah provinsi juga menerima berbagai masukan terkait inovasi daerah yang dinilai perlu mendapat dukungan lebih kuat dari Pemprov NTB.
Menurut Baiq Nelly, salah satu bentuk dukungan yang disiapkan adalah melalui program Desa Berdaya Tematik dengan alokasi anggaran sebesar Rp300 juta per desa.
Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku di daerah agar pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman selama Idul Adha.
“Tema pertamanya ketahanan pangan, termasuk mendukung suplai bahan baku agar inflasi tetap terkendali,” katanya.












