Pojok NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadirkan program baru bertajuk Lentera Ramadhan 2026, sebuah rangkaian kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi yang untuk pertama kalinya digelar tidak hanya terpusat di Islamic Center Mataram, tetapi juga menyebar ke sejumlah kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, menjelaskan bahwa program ini menjadi pelengkap Safari Ramadhan yang rutin dilakukan setiap tahun. Bedanya, Lentera Ramadhan dirancang lebih inklusif dengan menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
“Tahun ini menjadi tahun perdana Lentera Ramadhan digelar secara menyebar. Tidak hanya di Islamic Center, tetapi juga di Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Kota Bima,” ujar Ahmad Nur Aulia di Mataram, Kamis (19/2/2026).
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di Lombok Utara pada 25 Februari–1 Maret, Kota Bima pada 2–3 Maret, Lombok Tengah pada 4–8 Maret, dan ditutup di Islamic Center Mataram pada 11–17 Maret 2026.
Selain pengajian dan tausiah, Lentera Ramadhan akan menghadirkan penceramah nasional dan lokal, lomba-lomba keagamaan, hingga program pemberdayaan UMKM. Setiap titik kegiatan akan melibatkan sekitar 80 pelaku UMKM lokal.
“Kita ingin Lentera Ramadhan ini bukan hanya sebagai syiar, tapi juga menggerakkan ekonomi umat. Ada stan UMKM, edukasi pengolahan kuliner, hingga pendampingan digital payment,” jelasnya.
Pemprov NTB juga menggandeng IKAPTAN SAFE Association untuk memberikan edukasi gastronomi dan standarisasi pengelolaan kuliner lokal agar produk UMKM memiliki kualitas saing tinggi.
“Makna Lentera adalah berbagi keceriaan dan keberkahan. Harapannya, semangat Ramadan ini bisa dirasakan merata di seluruh NTB,” pungkasnya.












