UNIM BONE Tingkatkan Kompetensi Dosen di Kompeten Akademi Muda Indonesia

Pojok NTB — Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Bone melaksanakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi Food Handler dan Cook Helper di LPK Kompeten Akademi Muda Indonesia pada 8–9 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh delapan peserta dari lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme dosen dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. Ernida Mahmud, S.P., M.P., mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui pelatihan yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan keterampilan praktis.

Dalam kegiatan tersebut, Imelda Gultom bertindak sebagai narasumber. Materi pelatihan mencakup pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan penanganan makanan serta tugas dan tanggung jawab seorang cook helper. Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai penerapan kebersihan, sanitasi, keamanan pangan, serta prosedur kerja dalam pengelolaan makanan.

Selain mengikuti pelatihan, peserta menjalani proses sertifikasi kompetensi sesuai dengan skema yang telah ditetapkan oleh lembaga sertifikasi terkait. Sertifikasi dilakukan sebagai bentuk pengukuran terhadap kemampuan peserta berdasarkan kompetensi yang dipersyaratkan.

Direktur LPK Kompeten Akademi Muda Indonesia, Dr. (c). Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa peningkatan kompetensi dosen merupakan bagian penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Penguatan kompetensi dosen perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tetap relevan dengan perkembangan dunia kerja. Pelatihan dan sertifikasi menjadi salah satu upaya untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki,” ujar Ivan.

Menurutnya, kompetensi di bidang penanganan makanan dan pengolahan makanan memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor, antara lain industri pangan, perhotelan, pariwisata, jasa boga, dan kewirausahaan.

Memperkuat Keterhubungan Pendidikan dan Dunia Kerja

Pelaksanaan pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan kebutuhan dunia kerja. Kompetensi praktis yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat memperkaya pengalaman profesional dosen serta mendukung proses pembelajaran yang lebih kontekstual bagi mahasiswa.

Bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone, peningkatan kapasitas dosen menjadi salah satu langkah untuk mendukung profesionalisme tenaga pendidik dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kegiatan selama dua hari tersebut ditutup dengan proses sertifikasi kompetensi bagi peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelatihan dan sertifikasi Food Handler dan Cook Helper ini menunjukkan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga pendidik agar memiliki kompetensi yang relevan, terukur, dan dapat diterapkan dalam lingkungan profesional.