NTB Dapat Jatah 1.200 Renovasi Sekolah dari Program Nasional Rp14 Triliun

Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat alokasi sekitar 1.200 satuan pendidikan yang akan diperbaiki melalui program revitalisasi sekolah yang dicanangkan pemerintah pusat dengan total anggaran mencapai Rp14 triliun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Menurutnya, dari sekitar 1.200 sekolah yang mendapatkan program perbaikan di NTB, jenjang pendidikan yang menjadi sasaran mencakup PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).

“NTB mendapatkan sekitar 1.200 perbaikan sekolah dari program revitalisasi yang dicanangkan pemerintah pusat. Sasarannya mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 satuan pendidikan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTB. Rinciannya terdiri dari 77 SMA, 66 SMK, dan 12 SLB yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di NTB.

Sementara itu, sisanya merupakan sekolah yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, terutama untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Nelly menjelaskan program revitalisasi ini sangat penting mengingat masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan fasilitas belajar, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga sarana pendukung lainnya.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap kualitas lingkungan belajar siswa dapat semakin baik sehingga mendukung peningkatan mutu pendidikan di NTB.

Program revitalisasi sekolah yang digulirkan pemerintah pusat juga menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan kondisi bangunan sekolah yang lebih layak dan aman, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Bagi NTB, alokasi sekitar 1.200 sekolah yang akan diperbaiki menjadi peluang besar untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan. Pemerintah daerah pun berharap pelaksanaan program ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh para siswa, guru, dan masyarakat.

Dengan dukungan anggaran nasional yang besar serta sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, revitalisasi sekolah di NTB diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan mendukung lahirnya generasi unggul di masa depan.