Pojok NTB – Kinerja ekspor Provinsi NTB menunjukkan lonjakan signifikan pada Maret 2026. Nilai ekspor tercatat mencapai US$567,57 juta atau melonjak lebih dari 9.000 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut , lonjakan ini didorong oleh ekspor komoditas tambang, terutama bijih tembaga dan konsentrat.
“Ekspor NTB didominasi oleh barang galian nonmigas sebesar 92,09 persen, disusul tembaga dan perhiasan hasil industri smelter,” ungkap .
Negara tujuan utama ekspor adalah Tiongkok dengan porsi 79,28 persen, diikuti Jepang dan Thailand.
Di sisi lain, nilai impor justru mengalami penurunan menjadi US$12,79 juta atau turun 34,81 persen dibanding tahun lalu. Penurunan ini terutama disebabkan berkurangnya impor mesin dan barang modal.
Lonjakan ekspor ini menjadi sinyal kuat pemulihan sektor industri dan pertambangan di NTB, sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.












