Okupansi Hotel Bintang 3 ke Atas di Mataram Tembus 97 Persen Jelang MotoGP 2026

Pojok NTB – Tingkat hunian atau okupansi hotel di Kota Mataram meningkat menjelang gelaran MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Berdasarkan laporan per 9 Oktober 2026, okupansi hotel bintang tiga ke atas mencapai 90–97 persen.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTB, Ahmad Nur Aulia, mengatakan tingginya tingkat hunian tersebut didominasi tamu korporasi yang datang untuk menyaksikan ajang balap motor dunia di Mandalika.

Para tamu tersebut umumnya memiliki periode menginap pada 9–12 Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian pelaksanaan MotoGP Mandalika.

Sementara itu, okupansi hotel bintang satu dan dua di Kota Mataram tercatat berada pada kisaran 70–80 persen.

Menurut Ahmad Nur Aulia, tamu yang menginap di hotel kelas tersebut didominasi wisatawan personal dan wisatawan nusantara. Pemesanan banyak berasal dari online travel agent (OTA), dengan periode menginap yang lebih bervariasi.

Berbeda dengan sebagian pemesanan hotel kelas atas, pemesanan melalui OTA tersebut tidak menerapkan ketentuan minimum lama menginap sehingga memberikan fleksibilitas bagi wisatawan dalam menentukan jadwal kunjungan.

Tingkat hunian hotel ini menunjukkan peran Kota Mataram sebagai salah satu lokasi akomodasi bagi wisatawan yang datang ke Nusa Tenggara Barat untuk menyaksikan MotoGP Mandalika 2026.

Momentum ini juga menjadi peluang bagi sektor perhotelan dan pariwisata di Mataram untuk melayani lonjakan kunjungan selama berlangsungnya ajang balap internasional tersebut.

 

Penulis: HayyanEditor: Hayyan