Pojok NTB – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan dijadwalkan menghadiri ajang MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengaku masih menunggu kepastian resmi terkait kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, mengatakan informasi mengenai rencana kehadiran Presiden Prabowo telah diterima pihaknya. Meski demikian, ia menegaskan belum memperoleh konfirmasi resmi yang dapat dipastikan.
“Informasi yang saya dapatkan, ada kehadiran dari Presiden,” ujarnya saat diwawancarai terkait persiapan MotoGP Mandalika 2026.
Ahmad Nur Aulia menjelaskan, kepastian kehadiran Presiden bukan sepenuhnya berada dalam kewenangannya. Karena itu, ia belum dapat memastikan apakah Prabowo benar-benar akan menyaksikan langsung balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Selain Presiden, sejumlah pejabat pemerintah pusat juga dijadwalkan hadir di NTB selama rangkaian MotoGP 2026. Ahmad menyebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah tiba pada Jumat (9/10/2026), sementara Menteri Pariwisata dijadwalkan tiba pada Sabtu (10/10/2026).
Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia yang berlangsung di Mandalika.
Lombok Sumba Festival Meriahkan MotoGP
Selain balapan, rangkaian MotoGP Mandalika 2026 juga akan diramaikan dengan pertunjukan budaya dan kegiatan pendukung pariwisata.
Ahmad menyebut, unsur budaya dari Lombok dan Sumbawa akan ditampilkan dalam rangkaian acara pembukaan. Selain itu, Lombok Sumba Festival juga menjadi salah satu agenda pendukung untuk memeriahkan penyelenggaraan MotoGP tahun ini.
Festival tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke NTB.
Di sisi lain, Ahmad mengaku masih mengumpulkan data terbaru terkait penjualan tiket MotoGP 2026. Ia juga belum dapat memberikan angka pasti mengenai tingkat keterisian hotel maupun perkembangan okupansi selama gelaran berlangsung.
Terkait tarif hotel, Ahmad menilai harga yang ditawarkan selama periode MotoGP perlu tetap berada pada tingkat yang wajar dan sesuai dengan layanan yang diberikan.
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan perekonomian masyarakat NTB.












