Pojok NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kenaikan tarif hotel menjelang MotoGP Mandalika 2026 perlu tetap berada pada batas kewajaran. Menurutnya, harga yang ditawarkan kepada wisatawan harus sepadan dengan layanan yang diberikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat menghadiri pembukaan Mandalika Street Food Festival di Arena Bazaar Mandalika, di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata menjelang gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
“Kalaupun dikatakan ada kenaikan harga, alhamdulillah sekarang menjadi natural. Dalam pengertian, harga yang ditawarkan itu menjadi layak dan pantas,” ujar Iqbal saat menjawab pertanyaan mengenai tarif hotel.
Terkait kabar tingkat keterisian hotel yang telah mencapai 80 persen, Iqbal mengaku belum dapat memastikan angka tersebut. Ia memilih memeriksa data terbaru sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut.
“Saya akan cek dulu supaya tidak salah,” katanya.
Festival Kuliner dan Budaya Ramaikan MotoGP
Selain balapan, MotoGP Mandalika 2026 juga menjadi momentum untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB.
Berbagai kegiatan pendukung disiapkan untuk memeriahkan ajang internasional tersebut, mulai dari festival kuliner hingga pertunjukan budaya yang melibatkan potensi lokal.
Mandalika Street Food Festival yang digelar di Arena Bazaar Mandalika menjadi salah satu kegiatan yang meramaikan suasana menjelang balapan. Festival ini turut memberi ruang bagi pelaku usaha kuliner untuk mengambil bagian dalam aktivitas pariwisata.
Selain itu, Lombok Sumba Festival juga disebut sebagai salah satu agenda pendukung MotoGP. Festival tersebut menghadirkan unsur budaya dari Pulau Lombok dan Sumbawa.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisatawan yang datang ke NTB, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Kehadiran Presiden Belum Dipastikan
Dalam wawancara tersebut, Iqbal juga menanggapi kabar mengenai rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto untuk menyaksikan MotoGP Mandalika 2026.
Ia mengakui telah menerima informasi mengenai kemungkinan kehadiran Presiden. Namun, hingga wawancara berlangsung, dirinya belum memperoleh konfirmasi resmi.
“Informasi yang saya dapatkan itu ada kehadiran dari Presiden,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian disebut telah tiba pada Jumat (9/10/2026), sedangkan Menteri Pariwisata dijadwalkan tiba pada Sabtu (10/10/2026).
Mengenai penjualan tiket MotoGP, Iqbal mengatakan data terbaru masih dikumpulkan sehingga belum dapat menyampaikan persentase penjualan secara pasti.
Pemerintah berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya menjadi tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui sektor perhotelan, kuliner, UMKM, dan industri pariwisata.












