RS Mutiara Sukma: Pelamar Manager Kopdes Bakal Diwajibkan Tes Kejiwaan

Pojok NTB – Direktur Utama RS Mutiara Sukma, Wiwin Nurhasida, menyatakan pihaknya siap mendukung jika tes kejiwaan menjadi salah satu syarat seleksi Manager Kopdes Merah Putih.

“Kalau ditanya kesiapan, kami siap. Tinggal menunggu informasi resmi terkait persyaratannya,” ujar Wiwin.

Ia mengaku hingga saat ini pihak rumah sakit belum menerima informasi detail mengenai ketentuan seleksi tersebut. Namun, jika yang dibutuhkan adalah surat keterangan sehat jiwa, RS Mutiara Sukma telah memiliki fasilitas dan alat yang memadai.

“Kalau yang dimaksud surat keterangan sehat jiwa, kami sudah memiliki alat psikometri untuk pemeriksaan. Itu sudah menjadi layanan rutin di rumah sakit,” jelasnya.

Menurut Wiwin, jenis pemeriksaan akan menyesuaikan dengan persyaratan yang ditetapkan. Selain tes kejiwaan, kemungkinan juga akan diminta dokumen lain seperti surat keterangan bebas narkoba atau surat kesehatan fisik.

“Semua tergantung pada kebutuhan dan persyaratan yang ditetapkan. Kami tinggal menyesuaikan,” tambahnya.

Untuk pemeriksaan kejiwaan, RS Mutiara Sukma menggunakan metode MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) guna memastikan kondisi mental calon peserta.

“Tes MMPI digunakan untuk memastikan seseorang sehat secara mental dan siap menjalankan tugas, termasuk sebagai manajer,” ungkapnya.

Proses pemeriksaan sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hari sejak tes dilakukan. Sementara biaya layanan bervariasi, tergantung jenis pemeriksaan yang dibutuhkan.

“Untuk tes psikometri saja, kisarannya antara Rp180 ribu hingga Rp350 ribu. Kalau ada tambahan pemeriksaan lain, tentu biayanya berbeda,” jelas Wiwin.

Ia juga menambahkan bahwa proses pendaftaran kini semakin mudah karena sebagian layanan sudah dapat diakses secara online.

Dengan adanya kemungkinan syarat tes kejiwaan ini, RS Mutiara Sukma memastikan kesiapan penuh untuk mendukung proses seleksi agar berjalan lancar dan profesional.