Rakernas IHGMA 2026 di Senggigi, Dorong Pariwisata NTB Naik Kelas

Pojok NTB – Kawasan Senggigi kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan hanya karena pesona pantainya, tetapi karena menjadi tuan rumah konferensi pers menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang digelar oleh Indonesian Hotel General Manager Association, Kamis sore.

Puluhan awak media dari berbagai platform, baik nasional maupun lokal, hadir dalam kegiatan ini. Suasana diskusi berlangsung hangat, dengan fokus pada langkah besar yang tengah disiapkan IHGMA dalam mendorong kebangkitan sektor pariwisata nasional, khususnya di Nusa Tenggara Barat.

Ketua Umum IHGMA yang hadir sebagai panelis utama memaparkan secara rinci kesiapan pelaksanaan Rakernas. Ia menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum penting bagi para General Manager hotel se-Indonesia untuk menyusun arah baru industri perhotelan.

“Rakernas ini akan menjadi ruang konsolidasi nasional. Kita ingin melahirkan standar pelayanan yang lebih adaptif serta inovasi yang mampu menjawab tantangan industri ke depan,” ungkapnya.

Lebih dari itu, IHGMA juga menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Organisasi ini berkomitmen memperkuat sektor perhotelan sebagai salah satu motor penggerak utama pemulihan ekonomi, terutama melalui sektor pariwisata yang kini mulai kembali bergeliat.

Pemilihan Senggigi sebagai lokasi Rakernas pun bukan tanpa alasan. Kawasan wisata unggulan di Lombok Barat ini dinilai memiliki potensi besar untuk kembali bersinar di kancah nasional maupun internasional.

Dampak ekonomi yang diharapkan pun cukup signifikan. Mulai dari meningkatnya okupansi hotel, pergerakan ekonomi lokal, hingga promosi destinasi wisata yang lebih luas melalui jaringan ribuan anggota IHGMA di seluruh Indonesia.

“Kami ingin memastikan Rakernas ini memberi manfaat nyata bagi daerah. NTB punya potensi luar biasa, dan melalui kegiatan ini, kita tunjukkan bahwa Senggigi siap menyambut wisatawan dengan standar keramahtamahan terbaik,” tegas Ketua IHGMA.

Konferensi pers ditutup dengan sesi tanya jawab yang mencerminkan optimisme tinggi para pelaku industri. Mereka yakin, dengan kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha dan pemerintah, pariwisata NTB akan terus tumbuh dan mampu bersaing di tingkat global.

Rakernas IHGMA 2026 pun diproyeksikan bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga panggung strategis untuk mengangkat kembali citra pariwisata Lombok sebagai destinasi unggulan Indonesia.