Pojok NTB – Upaya penanganan korban kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa terus diperkuat. Bantuan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga Kementerian Sosial RI, terus disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
Berdasarkan data penyaluran, bantuan tanggap darurat yang diberikan mencakup paket sembako untuk 35 kepala keluarga. Isi bantuan meliputi beras premium, minyak goreng, mie instan, biskuit, sarden, hingga kebutuhan dapur seperti kecap dan saus. Tak hanya itu, perlengkapan tambahan seperti goodie bag juga turut dibagikan.
Perhatian juga diberikan pada anak-anak korban terdampak. Sebanyak 35 paket perlengkapan sekolah disalurkan, terdiri dari seragam, tas, sepatu, buku, hingga alat tulis. Bantuan ini diharapkan dapat menjaga semangat belajar anak-anak di tengah situasi sulit.
Selain bantuan langsung, Dinas Sosial juga mengoperasikan dapur umum lapangan yang mampu memproduksi hingga 750 bungkus makanan per hari. Fasilitas ini direncanakan berjalan selama masa tanggap darurat dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.
Dari sisi logistik, gudang Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan bantuan senilai Rp26,6 juta berupa makanan siap saji, perlengkapan sandang, kasur, hingga tenda gulung. Sementara itu, dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi NTB mencapai Rp143,9 juta yang mencakup berbagai kebutuhan penting seperti family kit, selimut, pakaian, hingga makanan anak.
Tak hanya itu, bantuan beras cadangan pemerintah (CPP) sebanyak 1 ton juga digelontorkan untuk mengantisipasi potensi kekurangan pangan akibat bencana tersebut.
Sejumlah langkah strategis juga terus dilakukan, mulai dari pendataan korban secara berkala, distribusi logistik, hingga koordinasi intensif antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Para korban saat ini sebagian masih mengungsi di rumah kerabat terdekat sambil menunggu proses pemulihan.
Pemerintah memastikan, penanganan tidak berhenti pada fase darurat. Dukungan lanjutan, termasuk pendampingan sosial dan pemulihan pascabencana, akan terus dilakukan agar warga bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal.












