Pojok NTB — Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan langkah besar dalam penataan kawasan Senggigi, Lombok Barat, guna mengembalikan kejayaan destinasi legendaris tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, menegaskan bahwa penataan Senggigi menjadi prioritas seiring pengembangan jalur laut melalui kapal cepat.
“Kita akan kembangkan aset eks Pasar Seni Senggigi menjadi ikon pariwisata baru sekaligus penunjang dermaga kapal cepat,” ungkapnya, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, antusiasme dan pro-kontra masyarakat di media sosial menunjukkan tingginya kepedulian terhadap Senggigi.
“Senggigi ini punya sejarah panjang. Bahkan di Eropa, Lombok dikenal pertama kali lewat Senggigi. Jadi wajar jika masyarakat sangat peduli,” jelasnya.
Pengembangan jalur laut dinilai mampu memperluas sebaran wisatawan. Ke depan, kapal cepat tidak hanya bersandar di Gili Trawangan, tetapi juga Senggigi, Sekotong, hingga Mandalika.
“Ini strategi untuk memperluas pintu masuk wisatawan dan mengurai kepadatan di satu titik,” katanya.
Penataan kawasan ini diharapkan menghidupkan kembali denyut ekonomi lokal, sekaligus memperkuat citra Senggigi sebagai ikon pariwisata NTB.












