Pojok NTB – Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 tinggal menghitung hari. Ajang balap motor paling bergengsi dunia itu akan digelar kurang dari 30 hari lagi. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar event berjalan lancar.
“Pertemuan kali ini merupakan hasil rapat perdana menjelang MotoGP 2025 yang tinggal kurang dari 30 hari,” kata Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, Senin (8/9).
Menurut Yusron, gelaran MotoGP tahun ini menghadapi tantangan tersendiri karena waktunya berdekatan dengan ajang Formula 1 di Marina Bay, Singapura. Namun, pihaknya optimistis hal itu tidak akan memengaruhi antusiasme penonton. “Kita yakin pasar MotoGP dan F1 berbeda, sehingga animo penonton untuk hadir di Mandalika tetap tinggi,” ujarnya.
Yusron juga menekankan bahwa sebagai event keempat, pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal kuat. “Tentu membutuhkan effort lebih, tapi dengan pengalaman MGPA, kita yakin event bisa terselenggara dengan baik,” tambahnya.
Selain itu, MotoGP 2025 akan menghadirkan program baru, seperti Riders Parade dan Riders Go to School, di mana pembalap akan menyambangi sejumlah sekolah di sekitar Mandalika, termasuk SMA 1 dan 2 Pujut serta SMK di Pujut. Sebaliknya, siswa juga akan diajak dalam program Students Go to Paddock and Circuit pada pra-event, 3 Oktober mendatang.
Tidak hanya balapan, pemerintah daerah juga menyiapkan side event berupa gelaran budaya dan UMKM di area sirkuit, seperti tahun sebelumnya. Hal ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pariwisata dan pelaku UMKM lokal.
“Fokus kita sesuai arahan Bapak Gubernur adalah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan akomodasi, kesiapan transportasi, serta peran penuh UMKM lokal. Event ini bukan hanya sukses di arena balap, tetapi juga harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi ekonomi daerah,” jelas Yusron.
Pemprov NTB akan terus menggelar rapat tematik hingga pleno akhir menjelang hari H untuk memastikan seluruh sektor siap menyukseskan ajang internasional tersebut.












