Pojok NTB – Bencana banjir yang melanda Kota Mataram dan sekitarnya tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman, tetapi juga menelan korban jiwa. Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir melanda.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, mengungkapkan bahwa kedua korban tewas di lokasi yang berbeda.
“Korban pertama adalah seorang perempuan berusia 50 tahun di wilayah Ampenan, sedangkan korban kedua adalah seorang pria berusia 30 tahun di Kecamatan Narmada,” ujar Hendro saat memberikan keterangan di Mataram, Minggu (6/7).
Ia menambahkan, peristiwa ini masih dalam tahap pendalaman dan pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memastikan keselamatan warga lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi bahaya aliran listrik saat genangan air masih tinggi. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan kabel atau instalasi listrik yang berisiko.
Pemerintah daerah bersama tim penanggulangan bencana tengah bekerja keras untuk menangani situasi darurat ini dan memastikan keamanan serta kebutuhan warga terdampak terpenuhi.












