Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, menyusul penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif melalui keputusan Presiden Republik Indonesia.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa penetapan Sekda merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih solid dan terarah.
“Sekda telah dilantik berdasarkan keputusan Presiden. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dalam membangun rumah besar kita bersama, yaitu Nusa Tenggara Barat. Mari kita dukung Pak Sekda Abul Chair dengan seluruh kapasitas dan kemampuan yang beliau miliki,” ujar pria yang akrab disapa Aka.
Ia menjelaskan, dinamika pendapat di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurutnya, baik dukungan maupun kritik memiliki peran yang sama penting sebagai bentuk kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.
“Harapan dan kritik dari masyarakat sama-sama penting. Pemerintah Provinsi NTB menghargai seluruh pandangan sebagai bagian dari partisipasi publik dalam memastikan arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aka menyampaikan bahwa penetapan Sekda definitif ini sekaligus menjawab harapan publik yang selama ini menginginkan posisi tersebut segera diisi secara permanen. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi kepemimpinan birokrasi bersama seluruh kepala perangkat daerah.
Dengan lengkapnya struktur kepemimpinan birokrasi, termasuk Sekda definitif dan jajaran perangkat daerah yang memiliki kewenangan penuh, Pemprov NTB kini berada pada momentum strategis untuk mempercepat pembangunan.
“Mesin birokrasi kita kini telah lengkap, dengan arah kebijakan yang jelas. Ini saatnya kita bergerak cepat, bekerja efektif, dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat NTB,” lanjutnya.
Aka juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
“Perbedaan harus menjadi energi positif. NTB adalah rumah bersama. Mari kita letakkan kepentingan daerah di atas segalanya, dengan semangat kolaborasi dan saling menghargai,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terus mengawal, menilai, dan memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan NTB. Setiap masukan adalah bagian penting dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.












