Ketum Kadin: Pertumbuhan Ekonomi NTB Nomor Dua di Indonesia

Pojok NTB – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, memberikan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang disebutnya menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Menurutnya, NTB saat ini menempati posisi kedua nasional dalam pertumbuhan ekonomi, sebuah capaian yang patut disyukuri sekaligus dipertahankan.

Dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Kadin NTB, Anindya menilai keberhasilan tersebut tidak hanya ditopang oleh satu sektor ekonomi semata, tetapi berasal dari berbagai sektor yang tumbuh secara bersamaan, mulai dari industri pengolahan, pariwisata, pertanian hingga sektor lainnya.

“NTB adalah daerah dengan pertumbuhan ekonomi nomor dua di Indonesia. Ini harus kita syukuri dan kita beri apresiasi kepada pemerintah daerah beserta seluruh pelaku usaha yang telah bekerja keras,” ujarnya.

Anindya mengatakan, model pertumbuhan ekonomi NTB layak menjadi contoh bagi daerah lain karena mampu menciptakan sumber pertumbuhan yang lebih beragam. Menurutnya, diversifikasi tersebut akan membuat ekonomi daerah lebih kuat menghadapi gejolak global.

Ia juga memuji langkah Pemerintah Provinsi NTB yang membangun kolaborasi dengan Bali untuk memperkuat sektor pariwisata. Menurutnya, sinergi antardaerah akan meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia di mata dunia.

Selain itu, Anindya mendorong Kadin NTB untuk lebih agresif mempromosikan potensi daerah ke pasar internasional. Ia bahkan mengusulkan konsep “We Buy From NTB”, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk-produk unggulan daerah kepada investor dan pembeli global.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa kondisi geopolitik dunia masih penuh tantangan. Namun, pelaku usaha diminta tetap optimistis karena Indonesia, termasuk NTB, memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh jika mampu menjaga kepastian investasi dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha.

Menurut Anindya, Kadin harus berperan sebagai katalisator investasi, akselerator bagi UMKM agar naik kelas, sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

Menutup sambutannya, Anindya mengajak seluruh pengurus Kadin NTB periode 2025–2030 untuk bergotong royong mewujudkan visi Indonesia Incorporated, yaitu membangun perekonomian nasional melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, NTB akan terus menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.