Bupati Lotim Dukung Pengembangan Wellness Tourism

Pojok NTB – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan wellness tourism sebagai salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan pariwisata di Lombok Timur.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang mengarah pada wisata kebugaran, seperti ajang lari dan aktivitas olahraga di kawasan wisata, akan terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

“Kalau ada pengembangan wellness tourism di Lombok Timur, pasti kita dukung,” tegas Haerul Warisin.

Namun, ia mengakui pengembangan kawasan wisata masih menghadapi kendala tata ruang. Sejumlah destinasi wisata, khususnya di wilayah selatan dan utara Lombok Timur, belum bisa dikembangkan secara optimal karena masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan kawasan lahan yang dilindungi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna menyelaraskan kebijakan tata ruang.

“Kami datang ke Kementerian BPN untuk menyelaraskan agar usulan tata ruang bisa disesuaikan. Alhamdulillah sekarang kami sudah berada di angka 87,7 persen, sehingga kami sudah bisa melakukan pembangunan,” ujarnya.

Dengan adanya keselarasan tata ruang tersebut, Haerul mengatakan pembangunan sektor pariwisata kini dapat mulai berjalan, termasuk di sejumlah kawasan potensial seperti Jerowaru, Sembalun, dan beberapa kecamatan lainnya.

Ia optimistis terbukanya ruang pembangunan akan menjadi peluang besar bagi masuknya investasi sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata di Lombok Timur, termasuk wisata berbasis kesehatan dan kebugaran (wellness tourism) yang kini semakin diminati wisatawan.