Pemprov NTB Beri Diskon 50 Persen Tiket MotoGP 2026 untuk Warga Lokal

Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan program diskon tiket sebesar 50 persen bagi masyarakat NTB untuk menyaksikan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat lokal sekaligus upaya meningkatkan rasa memiliki terhadap ajang balap motor paling bergengsi di dunia yang kembali digelar di Mandalika.

Melalui promo tersebut, warga NTB cukup menunjukkan KTP NTB dan berhak mendapatkan satu tiket dengan potongan harga 50 persen. Harga tiket kategori Premium Grandstand B, C, J, dan K turun dari Rp900 ribu menjadi Rp450 ribu, sedangkan Regular Grandstand E, G, H, dan I dari Rp400 ribu menjadi Rp200 ribu. Sementara Premium Grandstand A dipasarkan seharga Rp1,75 juta.

Pemprov NTB menilai penyelenggaraan MotoGP selama ini telah memberikan dampak nyata bagi daerah. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, UMKM, dan perhotelan, event internasional ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Hampir seluruh personel pendukung dan marshal yang bertugas merupakan tenaga kerja asal NTB yang telah memiliki standar internasional. Bahkan, sebagian di antaranya dipercaya berbagi pengalaman hingga ke luar negeri.

Dari sisi budaya, penyelenggaraan MotoGP juga terus menghadirkan kekayaan tradisi NTB, seperti atraksi Betabeq, sebagai bagian dari identitas daerah di panggung olahraga dunia.

Untuk penyelenggaraan tahun 2026, berbagai pembenahan juga terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas fasilitas, sistem digital, hingga manajemen lalu lintas. Pemerintah menargetkan kehadiran sekitar 150 ribu penonton selama gelaran MotoGP 2026 berlangsung.

Dengan adanya diskon khusus ini, diharapkan semakin banyak masyarakat NTB dapat menyaksikan langsung aksi para pembalap dunia di Sirkuit Mandalika sekaligus menjadi bagian dari kesuksesan MotoGP Indonesia 2026.