LPA Tanggung Biaya Pengobatan Santri Korban Kebakaran, RSUD NTB Lepas Tangan

Pojok NTB – Direktur RSUD Provinsi NTB, Asrul Sani, memastikan pasien yang mengalami luka bakar hingga 70 persen telah menjalani operasi pertama dan saat ini kondisinya dalam penanganan tim medis.

“Operasinya sudah dilakukan, jadi kondisinya sudah terkendali,” ujar Asrul Sani saat memberikan keterangan kepada awak media.

Asrul menjelaskan, pasien ditangani oleh dokter spesialis dan terus menjalani kontrol secara berkala di RSUD Provinsi NTB. Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci jenis operasi yang dilakukan maupun prognosis pasien karena masih menunggu laporan lengkap dari dokter yang menangani.

“Saya belum mengecek detail kasusnya. Yang jelas operasi utamanya sudah dilakukan dan penanganan lanjutan terus berjalan,” katanya.

Terkait pembiayaan, Asrul membantah kabar yang menyebut orang tua korban harus menjual sapi untuk membiayai pengobatan. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar.

“Tidak, tidak ada hal seperti itu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat pasien pertama kali dirawat, rumah sakit belum memperoleh informasi lengkap mengenai kronologi kasus sehingga biaya pengobatan sementara ditanggung melalui BPJS Kesehatan.

Namun, setelah status kasus diketahui dan mengacu pada ketentuan yang berlaku, pembiayaan selanjutnya dialihkan kepada LPA.

“Awalnya ditanggung BPJS karena informasi kasus belum tersedia. Setelah kasusnya jelas, sesuai aturan pembiayaan kemudian ditanggung oleh LPA,” jelasnya.

Asrul juga memastikan hingga saat ini tidak ada tunggakan biaya pengobatan yang harus dibayar keluarga pasien. Seluruh proses administrasi pembiayaan telah ditangani sehingga keluarga dapat fokus mendampingi proses pemulihan korban.

Meski demikian, ia belum dapat memastikan kondisi jangka panjang pasien mengingat belum menerima laporan medis lengkap dari dokter spesialis mengenai perkembangan pascaoperasi.

“Sampai saat ini pasien masih menjalani kontrol di RSUD Provinsi NTB. Penanganan medis terus dilakukan sesuai kondisi pasien,” pungkasnya.