Pojok NTB – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung mengapresiasi arah kebijakan fiskal yang disampaikan pemerintah dan menyebutnya sebagai gerakan ekonomi baru bagi Indonesia.
Menurutnya, jika kebijakan tersebut berjalan optimal, penerimaan negara berpotensi meningkat hingga dua kali lipat. Saat ini, penerimaan negara Indonesia masih berada di kisaran 11 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), angka yang dinilai masih tertinggal dibanding sejumlah negara lain.
“Kita harus meyakini kebijakan ini akan berhasil. Kalau sukses, penerimaan negara bisa meningkat dua kali lipat,” ujar Tamsil.
Ia menilai peningkatan penerimaan negara dapat membuka peluang pendanaan yang lebih besar untuk program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, percepatan perizinan di daerah juga dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Tamsil menyoroti masih adanya proses perizinan yang memakan waktu hingga bertahun-tahun. Padahal, menurutnya, proses tersebut seharusnya dapat diselesaikan dalam hitungan minggu atau bulan.
“Kalau perizinan dipercepat, investasi akan lebih mudah masuk dan pertumbuhan ekonomi bisa semakin cepat,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpeluang mendapatkan apresiasi dan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat.












