Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mematangkan persiapan infrastruktur menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar bersama Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah venue olahraga hingga fasilitas penunjang kini mulai masuk tahap perencanaan.
Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, mengatakan persiapan tersebut dilakukan lebih awal agar NTB benar-benar siap menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia.
“Intinya NTB siap. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah pusat dan pengurus besar cabang olahraga memberi perhatian serius terhadap kesiapan venue. Karena itu, seluruh lokasi pertandingan harus dipastikan bebas sengketa lahan dan siap digunakan saat pelaksanaan nanti.
Pemprov NTB bersama instansi terkait juga mulai melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR dan KONI untuk memetakan kebutuhan renovasi maupun pembangunan fasilitas olahraga.
Baiq Nelly menegaskan, pelaksanaan PON menjadi momentum penting untuk memperbaiki kondisi venue olahraga di NTB yang sebagian besar sudah lama belum mendapat pembenahan besar.
“Ini kesempatan bagi NTB untuk memperbaiki fasilitas olahraga yang sudah sekian puluh tahun,” katanya.
Selain menjadi ajang olahraga nasional, PON 2028 juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi besar serta memperkuat posisi NTB sebagai daerah sport tourism di Indonesia.












