Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengusulkan ajang lari ultra marathon “Rinjani Run 100” agar dapat masuk sebagai cabang olahraga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Usulan tersebut menjadi salah satu inisiatif daerah dalam memperkenalkan potensi sport tourism NTB di tingkat nasional.
Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, mengatakan usulan itu datang langsung dari Gubernur NTB sebagai bagian dari pengembangan event olahraga berbasis alam dan wisata.
“Pak Gubernur meminta supaya Rinjani Run 100 bisa masuk dalam cabor yang diusulkan NTB,” ujarnya.
Menurutnya, daerah tuan rumah memiliki ruang untuk mengajukan cabang olahraga tertentu yang dianggap memiliki potensi dan kekhasan daerah.
Rinjani Run 100 sendiri dikenal sebagai event lari lintas alam yang memanfaatkan kawasan sekitar Gunung Rinjani dengan jalur ekstrem dan panorama alam yang menarik perhatian pelari dari berbagai daerah.
Jika nantinya disetujui, ajang tersebut dinilai bisa menjadi sarana promosi besar bagi pariwisata NTB sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism nasional maupun internasional.
Selain itu, keberadaan Rinjani Run 100 di PON juga diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat lokal selama pelaksanaan event olahraga nasional tersebut.












