Pojok NTB – Setelah keberhasilan Gunung Rinjani meraih kembali status UNESCO Global Geopark, Pemerintah Provinsi NTB kini mengalihkan fokus pada pengembangan Gunung Tambora
Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, mengungkapkan bahwa saat ini Tambora masih berstatus geopark nasional. Namun, pemerintah tengah berupaya meningkatkan statusnya menjadi geopark global.
“Untuk Tambora, saat ini kami masih dalam tahap melengkapi berkas-berkas persyaratan. Mudah-mudahan bisa segera masuk sebagai UNESCO Global Geopark,” jelasnya.
Ia menambahkan, status global tidak hanya membawa pengakuan internasional, tetapi juga membuka peluang perhatian dan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat maupun dunia internasional.
Di sisi lain, pengakuan terhadap Rinjani juga mulai memberikan dampak nyata, salah satunya dengan meningkatnya minat wisatawan mancanegara. Bahkan, ajang Rinjani Trail Run disebut akan diikuti peserta dari 12 negara.
Ke depan, pemerintah berharap pengembangan geopark tidak hanya berorientasi pada pariwisata, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
“Status global harus sejalan dengan komitmen menjaga alam. Ini bukan hanya tentang pengakuan, tapi juga tanggung jawab bersama,” pungkasnya.












