Pojok NTB – Pemerintah Provinsi NTB membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menembus dunia internasional melalui program beasiswa ke Jepang. Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, dalam rangkaian Musrenbang yang digelar di Mataram.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Desa yang menyediakan skema beasiswa sekaligus kesempatan magang kerja di Jepang. Tidak hanya belajar, para siswa juga berpotensi mendapatkan penghasilan selama menjalani pendidikan.
Sebanyak 500 siswa SMK di NTB akan dikumpulkan dalam satu forum khusus untuk mendapatkan sosialisasi langsung terkait peluang tersebut. Bahkan, alumni Jepang juga akan dihadirkan untuk berbagi pengalaman dan motivasi.
“Konsepnya bukan hanya sekolah, tapi juga bekerja. Anak-anak kita bisa mendapatkan penghasilan sambil belajar,” ujar Nelly.
Ia menambahkan, Jepang saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja muda, sehingga membuka peluang besar bagi tenaga terampil dari Indonesia, termasuk NTB. Pemerintah daerah pun melihat ini sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Meski kuota resmi untuk NTB belum diumumkan, pemerintah optimistis peluang ini bisa dimaksimalkan. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK sekaligus mengurangi pengangguran.












