Kuliner Lombok Disajikan Modern untuk Putri Mahkota Victoria

Pojok NTB– Kekayaan bahan pangan lokal Lombok diperkenalkan kepada Putri Mahkota Victoria dari Swedia melalui sajian kuliner yang dikemas dengan sentuhan modern.

Dalam jamuan tersebut, Chef menghadirkan sejumlah welcome canapé yang mengangkat bahan-bahan lokal, namun disajikan dalam bentuk berbeda. Di antaranya Sate Tanjung berbahan ikan mahi-mahi dengan beberoq chimichurri, pineapple jam, caramelized pineapple dengan mint cream, hingga tempeh falafel dengan saus berbahan dasar tahu Lombok.

Untuk hidangan penutup, chef mengeksplorasi beras ketan hitam dan tape singkong menjadi fudge brownie. Selain itu, turut disajikan kudapan kukusan berbahan berbagai jenis umbi-umbian serta buah-buahan lokal.

Chef mengatakan, seluruh sajian tersebut dirancang untuk menunjukkan bahwa bahan lokal Lombok tidak harus selalu disajikan dalam bentuk tradisional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa local ingredients tidak harus selalu disajikan dalam bentuk tradisional. Dengan pendekatan yang lebih modern, bahan-bahan tersebut tetap dapat membawa identitas dan cerita dari tempat asalnya,” ujarnya.

Sementara untuk minuman, Putri Mahkota Victoria disuguhi Chilled Herb Tea, yakni teh hitam yang diinfus dengan rempah dan herbal khas Lombok serta dipadukan dengan jeruk.

Minuman tersebut terinspirasi dari tradisi jamu yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Rempah-rempah yang biasanya digunakan dalam makanan dieksplorasi menjadi minuman dengan sensasi hangat dari rempah dan kesegaran jeruk, tanpa tambahan gula.

“Chilled Herb Tea kami pilih sebagai first impression karena sangat refreshing setelah perjalanan panjang, sederhana, namun tetap membawa karakter dan cerita bahan lokal Lombok,” katanya.

Bagi sang chef, kesempatan menyiapkan hidangan untuk tamu penting seperti Putri Mahkota Victoria menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, penyajian kali ini merupakan kolaborasi antara tim chef dengan tim jamuan milik Pemerintah Provinsi NTB.

Sebagai anak muda NTB, ia mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara, khususnya Lombok, dalam jamuan tamu penting.

Ia berharap kuliner Nusantara dengan sentuhan modern dapat terus mendapat ruang dalam berbagai jamuan resmi di NTB.

“Kami percaya, food is a door to everyone’s heart. Melalui hidangan kami, kami ingin membawa cerita lokal kepada lebih banyak orang dan menciptakan memori yang berbeda dari kekayaan kuliner yang kita miliki,” tuturnya.

Penulis: HayyanEditor: Hayyan