Menpar: BBTF 2026 Perkuat Pariwisata Indonesia di Pasar Global

Pojok NTB – Menteri Pariwisata RI, Widi Wardhana, menyebut Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 menjadi salah satu platform penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar pariwisata global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Widi Wardhana saat membuka BBTF 2026 di Bali, yang tahun ini mengusung tema “Celebration of Taste, Culture and Sustainable Heritage”. Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata bertajuk “Wonderful Indonesia Gastronomy 2026: From Roots to Global Recognition”.

“Tema BBTF tahun ini sangat menarik karena sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Indonesia yang menempatkan gastronomi, budaya, dan warisan berkelanjutan sebagai kekuatan utama destinasi,” ujar Widi Wardhana.

Ia juga memberikan apresiasi kepada ASITA Bali dan seluruh panitia penyelenggara yang dinilai konsisten membangun BBTF sebagai salah satu ajang bisnis pariwisata terbesar dan paling strategis di Indonesia.

Menurut Widi, penyelenggaraan BBTF yang kini memasuki tahun ke-12 menunjukkan besarnya peran Bali dalam menghubungkan industri pariwisata nasional dengan pasar internasional.

Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, sektor pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi wisata, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta pembangunan daerah.

“Pariwisata harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai destinasi global,” katanya.

Kementerian Pariwisata, lanjut Widi, menerjemahkan arahan tersebut melalui berbagai langkah konkret, mulai dari memperkuat promosi internasional, mengembangkan produk wisata berkualitas, memperluas koneksi industri dengan pasar global, hingga memastikan pertumbuhan sektor pariwisata berdampak langsung bagi masyarakat lokal.

BBTF 2026 sendiri kembali mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara dengan seller dan destinasi wisata Indonesia. Ajang ini diharapkan mampu memperluas kerja sama bisnis, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.