Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Fokus Percepat Reformasi Birokrasi

Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong reformasi birokrasi berbasis kinerja dengan melantik 35 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov NTB, Selasa (12/5/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, itu menjadi langkah memperkuat birokrasi yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada hasil pelayanan publik.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB dan diikuti pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah, biro, hingga rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTB.

Sebanyak 35 pejabat yang dilantik ditempatkan di sejumlah instansi strategis seperti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Inspektorat, BKD, Bappeda, BPBD, Satpol PP, Biro Organisasi, Biro Hukum dan HAM, RSUD Provinsi NTB, RS Mandalika, RS Mata NTB, hingga RSJ Mutiara Sukma.

Dalam sambutannya, Sekda NTB Abul Chair menegaskan bahwa pejabat fungsional memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, pola kerja birokrasi saat ini tidak lagi bisa berjalan dengan sistem lama yang kaku dan terlalu administratif. Aparatur sipil negara dituntut mampu bekerja lebih cepat, lincah, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.

“Sekarang sistem kerja birokrasi tidak lagi hanya berjenjang dan administratif. Kita bergerak menuju sistem kerja yang lebih sederhana, berbasis tim, fleksibel, dan fokus pada hasil kerja organisasi,” tegasnya.

Abul Chair menilai reformasi birokrasi tidak cukup hanya melalui penyederhanaan struktur organisasi, tetapi juga harus dibarengi perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur pemerintah.

Karena itu, para pejabat fungsional diminta tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, solusi, dan percepatan pelayanan publik sesuai bidang tugas masing-masing.

“ASN harus siap bekerja secara flexible, changeable, dan moveable. Pengelolaan kinerja juga harus semakin akuntabel dan terukur,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan responsif. Dalam kondisi tersebut, pejabat fungsional menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah agar kebutuhan masyarakat dapat dijawab secara nyata dan efektif.

Selain itu, Sekda NTB meminta seluruh pejabat yang dilantik tetap menjaga nilai-nilai ASN BerAKHLAK, memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan membangun budaya kerja kolaboratif lintas sektor untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik hari ini. Amanah ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemprov NTB dalam membangun birokrasi modern yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan transformasi digital serta reformasi pelayanan publik.