Pojok NTB – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Ia menyebut ajang balap internasional tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi bagi daerah dan masyarakat.
Erick menyampaikan hal itu saat menanggapi keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut Erick, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya menghadirkan tontonan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang dapat dirasakan berbagai sektor.
“Pak Gubernur happy, masyarakat happy. Tingkat kemiskinan ditekan tadi hampir 3 persen, dan inilah membuktikan bahwa event-event olahraga bisa menghasilkan keekonomian,” ujar Erick Thohir.
Ia berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada tahun-tahun mendatang dapat semakin baik sehingga manfaat ekonominya semakin luas.
Pernyataan Erick tersebut menyoroti pentingnya menghubungkan penyelenggaraan event olahraga berskala internasional dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aktivitas pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sektor yang berpotensi memperoleh manfaat dari kedatangan pengunjung.
Namun, manfaat ekonomi dari MotoGP perlu diikuti dengan pemerataan agar dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha di sekitar kawasan sirkuit, tetapi juga masyarakat lokal secara lebih luas.
Erick juga mendorong pengembangan fasilitas olahraga di Mandalika agar kawasan tersebut tidak hanya ramai ketika MotoGP berlangsung, tetapi mampu menarik kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi sepanjang tahun.












