POJOKNTB.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas dan keberlangsungan pendidikan melalui penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan pendidikan tersebut disalurkan kepada Guru Tidak Tetap (GTT) serta siswa kurang mampu yang memiliki prestasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, dan dipusatkan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat.
Wakil Ketua I BAZNAS NTB, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., hadir langsung mewakili Ketua BAZNAS NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA. untuk menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat.
Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat bersama seluruh jajaran Komisioner BAZNAS KSB.
Dukungan untuk Guru dan Siswa
Penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS NTB dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan di sektor pendidikan.
Bantuan diberikan dalam bentuk dukungan operasional bagi Guru Tidak Tetap (GTT) serta beasiswa bagi siswa kurang mampu yang memiliki prestasi.
Bagi para penerima, bantuan tersebut tidak hanya memiliki nilai secara material, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap perjuangan guru serta siswa dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Para penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BAZNAS NTB, BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat, serta para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui lembaga tersebut.
Dukungan tersebut dinilai membantu meringankan kebutuhan penerima sekaligus memberikan tambahan motivasi untuk terus menjalankan aktivitas pendidikan.
Sinergi BAZNAS NTB dan BAZNAS KSB
Kehadiran jajaran BAZNAS NTB di Kabupaten Sumbawa Barat juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS Kabupaten.
Pendampingan yang dilakukan oleh Ketua BAZNAS KSB bersama seluruh anggota Komisioner menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan proses pendistribusian dana umat dapat berjalan dengan baik dan menyentuh masyarakat yang menjadi sasaran program.
Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola zakat, sehingga dana yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan penerima manfaat.
Dirangkaikan Sosialisasi Pergub NTB Nomor 2 Tahun 2026
Selain penyaluran bantuan pendidikan, kegiatan di Kabupaten Sumbawa Barat tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 2 Tahun 2026.
Sosialisasi ini menjadi agenda strategis untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kesadaran masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, mengenai pentingnya pengumpulan dan pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).
Melalui sosialisasi tersebut, BAZNAS mendorong semakin kuatnya partisipasi berbagai pihak dalam menunaikan zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan dana umat.
Lingkungan pendidikan dinilai memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran tersebut. Selain menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, sekolah juga dapat menjadi ruang untuk menanamkan nilai kepedulian sosial, solidaritas dan semangat berbagi kepada sesama.
Zakat untuk Mendukung Pendidikan
Program bantuan pendidikan BAZNAS NTB menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk akses dan keberlangsungan pendidikan.
Dukungan terhadap GTT juga memiliki arti penting mengingat guru merupakan salah satu unsur utama dalam keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah. Sementara bantuan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu diharapkan dapat membantu mereka tetap melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS NTB terus mendorong agar zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang pendidikan.
Penyaluran bantuan di KSB sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS NTB, BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, siswa, serta masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan para guru dapat terus menjalankan tugas pendidikan dengan baik dan para siswa penerima beasiswa dapat mempertahankan prestasinya serta memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan.
Bagi BAZNAS NTB, penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat zakat secara langsung di tengah masyarakat sekaligus memperkuat gerakan ZIS sebagai salah satu instrumen sosial untuk mendukung kesejahteraan umat di Nusa Tenggara Barat.












