POJOKNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) BAZNAS Provinsi NTB Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Launching Program Pemberdayaan BAZNAS, Kamis (30/7), di Hotel Lombok Astoria, Mataram.
Rakernis tahun ini mengusung tema “Penguatan Program Desa Berdaya Berbasis Zakat: Sinergi Pemerintah Provinsi dan BAZNAS, Menuju NTB Makmur Mendunia” sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mempercepat pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Sebelumnya, kegiatan Rakernis telah dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, pada Rabu (29/7) malam.
Acara penutupan dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Murad beserta jajaran pimpinan BAZNAS, Inspektur Inspektorat Provinsi NTB Budi Herman yang memberikan pembekalan kepada peserta, para ketua dan pengurus BAZNAS kabupaten/kota se-NTB, serta ratusan peserta dan penerima manfaat program pemberdayaan BAZNAS NTB.
Dalam sambutannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa BAZNAS telah menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung agenda pembangunan daerah, khususnya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program Desa Berdaya dan berbagai program pemberdayaan umat.
Gubernur menegaskan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi dana zakat.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Diperlukan sinergi seluruh elemen, termasuk lembaga pengelola zakat yang mampu menjangkau langsung masyarakat yang membutuhkan.
“BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah. Program-program yang dijalankan BAZNAS sangat membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem karena manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia meminta seluruh ketua dan pengurus BAZNAS di kabupaten/kota untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus menyampaikan kepada publik bahwa keberadaan BAZNAS memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Menurut Gubernur, masyarakat perlu mengetahui bahwa dana zakat yang dikelola secara profesional telah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program produktif maupun sosial.
“Sampaikan kepada masyarakat bahwa BAZNAS hari ini memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bersama pemerintah daerah. Dana zakat yang dihimpun dan dikelola dengan baik memberikan manfaat langsung kepada para penerima manfaat dan menjadi kekuatan besar dalam membangun NTB,” katanya.
Gubernur mengaku merasakan secara langsung besarnya peran BAZNAS dalam mendukung berbagai program pemerintah. Berbagai intervensi yang dilakukan melalui program pemberdayaan ekonomi, Desa Berdaya, bantuan usaha produktif, rumah layak huni, pendidikan, kesehatan hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai mampu melengkapi program-program pemerintah.
Karena itu, ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota dan BAZNAS terus diperkuat agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Murad, beserta seluruh jajaran pengurus atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan dalam mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Murad, BAZNAS NTB berhasil menghadirkan berbagai inovasi pemberdayaan yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Saya mengapresiasi Ketua BAZNAS NTB beserta seluruh jajaran yang terus bekerja dengan penuh dedikasi. Program-program yang dijalankan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” ungkap Gubernur.
Rangkaian penutupan Rakernis juga ditandai dengan peluncuran Program Pemberdayaan BAZNAS Provinsi NTB sebagai komitmen memperluas program berbasis zakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi umat, pengembangan Desa Berdaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengurangan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Melalui Rakernis Tahun 2026, BAZNAS Provinsi NTB bersama seluruh BAZNAS kabupaten/kota berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah daerah di seluruh wilayah NTB guna mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat menuju visi NTB Makmur Mendunia.












