Pojok NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal optimistis penyelenggaraan Pocari Sweat Run Indonesia 2026 di Mandalika akan terus berkembang hingga menjadi ajang maraton berkelas dunia. Berbagai evaluasi dan perbaikan dari pelaksanaan tahun sebelumnya telah dilakukan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun wisatawan.
Iqbal mengatakan, pelaksanaan edisi kedua tahun ini berlangsung dengan persiapan yang jauh lebih matang. Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh pihak terkait telah melakukan berbagai pembenahan setelah belajar dari penyelenggaraan perdana.
“Pada edisi kedua ini kondisinya jauh lebih baik. Banyak perbaikan yang kita lakukan dari edisi pertama. Harapan kita, event ini nantinya menjadi world class marathon, sehingga semakin banyak peserta asing yang datang ke Lombok,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas acara dilakukan secara bertahap. Salah satu inovasi tahun ini adalah bertambahnya berbagai side event yang memungkinkan masyarakat umum ikut menikmati kemeriahan acara, tidak hanya peserta lari.
“Semakin banyak side event yang diadakan. Jadi bukan hanya pelari, masyarakat yang tidak ikut berlari pun bisa menikmati seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.
Iqbal juga menjelaskan, pemindahan jadwal pelaksanaan ke bulan Juli dipilih berdasarkan pertimbangan kondisi cuaca. Suhu udara pada bulan Juli dinilai lebih bersahabat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang berlangsung pada September.
“Pemilihan waktu ini memang mempertimbangkan cuaca dan suhu. Bulan Juli jauh lebih ramah bagi pelari. Nanti tentu akan dievaluasi lagi apakah ke depan tetap di Juli atau ada waktu lain yang lebih tepat,” jelasnya.
Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa Pocari Sweat Run merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTB untuk memperkuat sport tourism di Pulau Lombok. Kehadiran berbagai event olahraga berskala nasional dan internasional diharapkan melengkapi ekosistem pariwisata Mandalika sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
Menurutnya, rangkaian agenda olahraga tersebut akan berpuncak pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Di akhir keterangannya, Iqbal menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang kembali mempercayakan Mandalika sebagai lokasi pelaksanaan ajang lari nasional tersebut.
“Terima kasih kepada Pocari Sweat yang kembali memilih Lombok, khususnya Mandalika, sebagai tuan rumah Pocari Sweat Run 2026. Ini menjadi kepercayaan yang sangat berarti bagi NTB untuk terus berkembang sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” tutupnya.












