Kembangkan Ekonomi Syariah dan SDM Global, Gubernur NTB Datangi IIUM

Pojok NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, penelitian, serta ekonomi dan keuangan syariah. Untuk kepentingan itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengunjungi dan melakukan pertemuan strategis dengan pimpinan International Islamic University Malaysia (IIUM) yang berlangsung di Ruang Senat IIUM, di Gombak, Selangor, Malaysia, atau sekitar 15 km dari Kuala Lumpur, Kamis (11/6).
Dalam pertemuan tersebut Gubernur NTB dan rombongan diterima langsung Prof. Dato’ Dr. Ahmad Faris bin Ismail, Deputy Rector (Academic & Internationalisation) IIUM, beserta jajaran pimpinan universitas. IIUM memiliki berbagai program studi unggulan yang mencakup bidang Hukum, Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah, Hubungan Internasional, Psikologi, Humaniora, Kedokteran, Farmasi, Keperawatan, dan berbagai disiplin ilmu lainnya yang telah memperoleh pengakuan internasional.

Secara khusus, IIUM dikenal sebagai salah satu pusat unggulan dunia dalam bidang Ekonomi Islam, Keuangan Syariah, Islamic Banking and Finance, serta Manajemen dan Ekonomi. Program-program tersebut telah melahirkan alumni yang berkiprah sebagai diplomat, akademisi, profesional internasional, peneliti, serta pemimpin di berbagai negara.

Menanggapi berbagai peluang tersebut, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pimpinan IIUM serta komitmen universitas dalam membangun kemitraan internasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“NTB meyakini ekonomi Islam dan keuangan yang berlandaskan etika akan memainkan peran penting dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. IIUM telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemimpin dunia di bidang tersebut, sehingga peluang kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, akademisi, serta para profesional masa depan,” kata Gubernur NTB.

Gubernur juga menjelaskan bahwa NTB memiliki sejumlah perguruan tinggi yang memiliki kesamaan visi dengan IIUM, khususnya dalam pengembangan ekonomi Islam, keuangan syariah, dan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam. Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang terus mengembangkan program-program akademik di bidang ekonomi syariah, perbankan syariah, serta penguatan riset dan pengembangan masyarakat.

Menurutnya, terdapat keselarasan akademik yang kuat antara IIUM dan perguruan tinggi di NTB, khususnya dalam bidang ekonomi Islam, keuangan syariah, dan perbankan syariah. Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun kerja sama jangka panjang serta pertukaran pengetahuan antar institusi pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, baik IIUM maupun Pemerintah Provinsi NTB membahas berbagai peluang kolaborasi untuk memperluas akses pendidikan internasional bagi masyarakat NTB, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas akademik, serta membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa dan generasi muda NTB.

IIUM menyambut gembira gagasan Gubernur NTB dan menyampaikan kesiapan untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama strategis yang meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kerja sama antar perguruan tinggi, program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta program beasiswa pada berbagai bidang studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan IIUM maupun perguruan tinggi di NTB guna membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas internasional, pengembangan SDM unggul, riset kolaboratif, dan peluang beasiswa bagi generasi muda NTB.

Gubernur menjelaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar kerja sama akademik, melainkan upaya membangun masa depan bersama yang berlandaskan ilmu pengetahuan, inovasi, nilai-nilai luhur, dan kemakmuran bersama antara Indonesia dan Malaysia. Pemerintah Provinsi NTB meyakini bahwa kolaborasi antara IIUM dan institusi pendidikan di NTB akan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

Kuala Lumpur – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, penelitian, serta ekonomi dan keuangan syariah. Untuk kepentingan itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengunjungi dan melakukan pertemuan strategis dengan pimpinan International Islamic University Malaysia (IIUM) yang berlangsung di Ruang Senat IIUM, di Gombak, Selangor, Malaysia, atau sekitar 15 km dari Kuala Lumpur, Kamis (11/6).

Dalam pertemuan tersebut Gubernur NTB dan rombongan diterima langsung Prof. Dato’ Dr. Ahmad Faris bin Ismail, Deputy Rector (Academic & Internationalisation) IIUM, beserta jajaran pimpinan universitas. IIUM memiliki berbagai program studi unggulan yang mencakup bidang Hukum, Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah, Hubungan Internasional, Psikologi, Humaniora, Kedokteran, Farmasi, Keperawatan, dan berbagai disiplin ilmu lainnya yang telah memperoleh pengakuan internasional.

Secara khusus, IIUM dikenal sebagai salah satu pusat unggulan dunia dalam bidang Ekonomi Islam, Keuangan Syariah, Islamic Banking and Finance, serta Manajemen dan Ekonomi. Program-program tersebut telah melahirkan alumni yang berkiprah sebagai diplomat, akademisi, profesional internasional, peneliti, serta pemimpin di berbagai negara.

Menanggapi berbagai peluang tersebut, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pimpinan IIUM serta komitmen universitas dalam membangun kemitraan internasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“NTB meyakini ekonomi Islam dan keuangan yang berlandaskan etika akan memainkan peran penting dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. IIUM telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemimpin dunia di bidang tersebut, sehingga peluang kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, akademisi, serta para profesional masa depan,” kata Gubernur NTB.

Gubernur juga menjelaskan bahwa NTB memiliki sejumlah perguruan tinggi yang memiliki kesamaan visi dengan IIUM, khususnya dalam pengembangan ekonomi Islam, keuangan syariah, dan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam. Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang terus mengembangkan program-program akademik di bidang ekonomi syariah, perbankan syariah, serta penguatan riset dan pengembangan masyarakat.

Menurutnya, terdapat keselarasan akademik yang kuat antara IIUM dan perguruan tinggi di NTB, khususnya dalam bidang ekonomi Islam, keuangan syariah, dan perbankan syariah. Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun kerja sama jangka panjang serta pertukaran pengetahuan antar institusi pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, baik IIUM maupun Pemerintah Provinsi NTB membahas berbagai peluang kolaborasi untuk memperluas akses pendidikan internasional bagi masyarakat NTB, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas akademik, serta membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa dan generasi muda NTB.

IIUM menyambut gembira gagasan Gubernur NTB dan menyampaikan kesiapan untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama strategis yang meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kerja sama antar perguruan tinggi, program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta program beasiswa pada berbagai bidang studi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan IIUM maupun perguruan tinggi di NTB guna membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas internasional, pengembangan SDM unggul, riset kolaboratif, dan peluang beasiswa bagi generasi muda NTB.

Gubernur menjelaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar kerja sama akademik, melainkan upaya membangun masa depan bersama yang berlandaskan ilmu pengetahuan, inovasi, nilai-nilai luhur, dan kemakmuran bersama antara Indonesia dan Malaysia. Pemerintah Provinsi NTB meyakini bahwa kolaborasi antara IIUM dan institusi pendidikan di NTB akan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.