Pojok NTB – Event internasional Rinjani Trail Run 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 dipastikan mendapat antusiasme tinggi, termasuk dari peserta mancanegara. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, dalam wawancara terbaru.
Menurutnya, persiapan penyelenggaraan event yang berlangsung di kawasan Gunung Rinjani tersebut terus dimatangkan. Sejumlah titik utama seperti Sembalun hingga kawasan taman nasional dinyatakan siap menyambut para pelari.
“Pada prinsipnya, semua proses berjalan dengan baik. Sembalun dan kawasan taman nasional siap untuk penyelenggaraan Rinjani Trail Run,” ujarnya.
Event ini juga telah masuk dalam kategori internasional, dengan peserta yang berasal dari lebih dari 10 negara. Kehadiran pelari asing dinilai akan memperkuat citra pariwisata NTB di mata dunia.
“Dengan adanya event internasional di daerah kita, tentu akan memperkuat eksposur dan citra pariwisata NTB secara global,” jelasnya.
Tak hanya berdampak pada promosi wisata, Ahmad Nur Aulia menekankan pentingnya efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal. Ia berharap seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelaku industri pariwisata, dapat merasakan manfaat dari event ini.
“Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang inklusif. Semua pihak bisa terlibat dan merasakan dampaknya, mulai dari pelaku wisata hingga masyarakat di sekitar lokasi,” katanya.
Lebih jauh, pemerintah daerah juga mendorong integrasi event dengan sektor lain, seperti paket wisata lanjutan bagi peserta, hingga penguatan konsep gastronomi sebagai daya tarik tambahan. NTB dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan wisata berbasis kuliner lokal.
Selain itu, kerja sama internasional juga mulai dijajaki, termasuk dengan Jepang. Kolaborasi ini tidak hanya mencakup sektor pariwisata, tetapi juga investasi, tenaga kerja, dan pendidikan.
“Ke depan kita harapkan ada sinergi, termasuk membuka peluang pasar wisata Jepang untuk terkoneksi dengan NTB,” tambahnya.
Dengan mengusung tema gastronomi dan wisata, Rinjani Trail Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan berbasis alam, budaya, dan kuliner di tingkat internasional.












