Kebun Kurma Jugil: Surga Tersembunyi di Lombok Utara yang Bikin Kamu Serasa di Timur Tengah

Pojok NTB – Di tengah dominasi wisata pantai dan gunung, Lombok Utara diam-diam menyimpan keajaiban unik yang jarang diketahui banyak orang: Kebun Kurma Jugil. Tempat ini bukan sekadar kebun biasa, melainkan bukti bahwa tanaman khas Timur Tengah bisa tumbuh subur di tanah tropis Indonesia.

Terletak di Dusun Jugil, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, kebun ini menghadirkan suasana berbeda—hamparan pohon kurma yang eksotis seolah membawa pengunjung “terbang” ke padang pasir Arab, tanpa harus keluar negeri.

Dari Ide Berani Jadi Destinasi Unik

Kebun kurma ini mulai dikembangkan sejak 2018 oleh petani lokal bernama Rismareka. Berbekal keberanian dan eksperimen, ia membuktikan bahwa kurma bisa tumbuh di Lombok Utara berkat kondisi tanah berpasir dan iklim yang mendukung. 

Kini, kebun tersebut berkembang menjadi agrowisata yang menarik perhatian banyak orang, bahkan mendapat sorotan hingga tingkat nasional.

Data Menarik Kebun Kurma Jugil

  • Lokasi: Dusun Jugil, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara  
  • Mulai dikembangkan: sejak 2018  
  • Luas area: sekitar 10 hektare dengan lebih dari 1.000 pohon kurma  
  • Jenis kurma: Barehe & Sukari (kualitas premium)  
  • Produksi: 1 pohon bisa menghasilkan 10–29 tandan buah  
  • Panen: bisa 1–2 kali setahun, bahkan ada yang berbuah sepanjang tahun  
  • Tiket masuk: sekitar Rp5.000 atau donasi sukarela  
  • Jam buka: 08.00–18.00 WITA  

Daya Tarik yang Bikin Penasaran

Yang membuat kebun ini viral dan terus ramai pengunjung adalah keunikannya:

  • Kurma tumbuh di iklim tropis — hal yang jarang terjadi
  • Spot foto estetik di antara pohon kurma
  • Kurma segar langsung dari pohon, bukan olahan
  • Akses mudah, hanya sekitar 1,5 jam dari Mataram  

Bahkan, banyak pengunjung datang hanya untuk membuktikan sendiri bahwa kurma benar-benar bisa tumbuh di Lombok.

Diakui hingga Level Internasional

Kebun kurma di kawasan ini tidak main-main. Produk kurmanya pernah ikut festival internasional di Abu Dhabi dan mendapat pengakuan kualitas. 

Tak hanya itu, pada 2026, Menteri Haji dan Umrah RI juga meninjau langsung lokasi ini untuk mendorong potensi swasembada kurma nasional. 

Potensi Besar untuk NTB

Kebun Kurma Jugil kini mulai dilirik sebagai:

  • Destinasi agrowisata unggulan NTB
  • Penggerak ekonomi lokal masyarakat
  • Simbol kemandirian produksi kurma Indonesia

Pemerintah bahkan melihatnya sebagai ikon baru Lombok Utara yang bisa bersaing dengan destinasi wisata lain. 

Kebun Kurma Jugil bukan sekadar tempat wisata, tapi simbol keberanian, inovasi, dan potensi besar daerah. Dari tanah Lombok Utara, lahir sebuah cerita bahwa hal yang tampak mustahil—seperti kurma di daerah tropis—ternyata bisa menjadi nyata.

Kalau kamu bosan dengan pantai, mungkin ini saatnya mencoba sensasi berbeda: berjalan di antara pohon kurma, di jantung Lombok.