Pojok NTB — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi keberadaan Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBAL) di Labuan Bajo yang dinilai aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal saat bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota IKBAL Labuan Bajo, Kamis (29/1/2026), di sela agenda penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT (Sunda Kecil).
Ketua Paguyuban IKBAL Labuan Bajo, Suhaeli, mengungkapkan bahwa paguyuban Lombok di Labuan Bajo saat ini memiliki sekitar 500 anggota dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari pedagang, anggota TNI–Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN). Sebagian besar di antaranya berprofesi sebagai pedagang dan telah lama menetap di Labuan Bajo.
Selain aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, IKBAL juga telah mendirikan Sekolah Islam Terpadu (IT) yang kini menampung sekitar 300 siswa. Sekolah tersebut bermula dari jumlah siswa yang sangat terbatas, hanya sekitar 20 orang, dan terus berkembang seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Miq Iqbal menyampaikan dukungan dan kebanggaannya atas peran positif warga Lombok yang mampu berbaur dengan masyarakat lokal tanpa meninggalkan jati diri budayanya. Ia mendorong Paguyuban IKBAL untuk menjadi duta budaya NTB di Labuan Bajo.
“Perlihatkan bahwa kita adalah bagian dari masyarakat Labuan Bajo. Jaga dan hormati adat serta budaya setempat, sambil tetap memegang teguh adat dan budaya Lombok sebagai pemersatu dan penjaga marwah kesasak-an kita,” ujar Miq Iqbal.
Gubernur NTB juga mendorong agar Paguyuban IKBAL segera membentuk yayasan resmi agar berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan keagamaan dapat dikelola secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Saya sangat mendukung keberadaan saudara-saudara kita di Labuan Bajo. Dengan adanya yayasan resmi, gerakan sosial dan ekonomi bisa dikembangkan lebih luas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Miq Iqbal menyatakan komitmennya untuk membantu pengadaan Gendang Beleq bagi Paguyuban IKBAL setelah yayasan resmi terbentuk. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana memperkenalkan seni dan budaya Lombok kepada masyarakat Labuan Bajo.
“Ini sekaligus untuk memperkenalkan budaya Lombok sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara,” pungkasnya.












