Pojok NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan ketersediaan dan harga daging di wilayah NTB masih dalam kondisi aman dan terkendali. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Ahsanul Khalik, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Ahsanul Khalik menjelaskan, stok daging di NTB saat ini mencukupi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut ditopang oleh posisi NTB sebagai salah satu daerah produsen daging, sehingga pasokan relatif terjaga dan tidak bergantung penuh pada daerah lain.
“Untuk NTB, harga masih stabil dan terkendali. Stok daging Insya Allah cukup aman karena NTB merupakan daerah produsen daging,” ujarnya.
Meski demikian, Pemprov NTB mengingatkan adanya potensi peningkatan konsumsi daging menjelang dan selama bulan puasa. Kondisi ini dapat memicu kenaikan harga dalam batas wajar.
“Biasanya saat puasa konsumsi daging meningkat. Harganya boleh jadi sedikit naik, namun masih dalam batas yang bisa dikendalikan,” tambahnya.
Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan strategis, khususnya daging, guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan.













