Kunjungan Menteri Kanada ke NTB Perkuat Kerja Sama Pembangunan

Pojok NTB – Kedatangan Menteri Pembangunan Internasional Kanada ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dimanfaatkan Pemerintah Provinsi NTB untuk memperkuat hubungan kemitraan sekaligus mempromosikan berbagai potensi daerah.

Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung program-program kerja sama yang telah berjalan di NTB. Pada momentum ini, Gubernur NTB turut memperkenalkan potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama melalui skema partnership.

“Mereka datang untuk meninjau program-program yang sudah ada di NTB. Kesempatan ini dimanfaatkan Pak Gubernur untuk mempromosikan potensi yang kita miliki sebagai bentuk kerja sama kemitraan,” ujar Baiq Nelly.

Selama berada di NTB, rombongan Menteri Kanada dijadwalkan mengunjungi Pusat Kegiatan Perempuan (PEKA) di Lingsar, Lombok Barat, serta kawasan Aik Dawe di Lombok Timur, yang menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Terkait isu pengelolaan sampah, Baiq Nelly mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah edukasi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan, khususnya mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Kendala terbesar kita adalah mengedukasi masyarakat. Jika sampah tidak dipilah dengan baik, maka akan berdampak pada proses penguraian di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” jelasnya.

Ia menambahkan, Kota Mataram telah lebih dulu menerapkan sistem pemilahan sampah karena tingkat pemahaman masyarakatnya dinilai lebih siap. Ke depan, sistem serupa akan diterapkan secara bertahap di kabupaten/kota lain di NTB, termasuk Lombok Barat.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong penguatan program pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kolaborasi internasional dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan di NTB.