Pojok NTB – Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa program Desa Berdaya selaras dengan program unggulan daerah Sejahtera dari Desa. Menurutnya, kedua program tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni membangun desa secara berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Program Desa Berdaya itu sejalan dengan program saya, Sejahtera dari Desa. Jadi semua membangun desa, tinggal bagaimana kita berkolaborasi,” kata Lalu Ahmad Zaini di Mataram, Selasa.
Ia berharap pelaksanaan program tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar berjalan sesuai rencana. Karena itu, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar program dapat saling melengkapi dan tidak tumpang tindih.
“Launching di Lombok Barat ini sudah sejalan. Tinggal berkolaborasi saja. Nanti Desa Berdaya mengambil peran apa, sementara Sejahtera dari Desa sudah memiliki program yang berjalan,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan desa dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan masa jabatan kepala daerah yang berlangsung selama lima tahun.
Ia menjelaskan, setiap desa mengusulkan program pembangunan dengan nilai anggaran hingga Rp1 miliar per desa. Usulan tersebut kemudian digarap oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), serta dapat dikolaborasikan dengan program dari Kementerian Desa maupun program Desa Berdaya.
“Ini bukan program satu atau dua bulan. Per desa ada usulan masing-masing senilai satu miliar rupiah yang kita garap bersama. Bisa melibatkan OPD, program dari Kemendes, maupun Desa Berdaya,” pungkasnya.













