Gubernur Iqbal Buka Retreat Eselon II di Korem 162/WB : Saatnya Rehat, Kuatkan Mental Hadapi Perubahan

Pojok NTB — Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal membuka kegiatan Retreat Eselon II di Korem 162/WB Mataram dengan menegaskan pentingnya penguatan mental dan kebersamaan aparatur pemerintah di tengah tekanan kerja yang tinggi, terutama setelah proses panjang pembahasan APBD 2020.

Dalam sambutannya, Iqbal menyebut pemilihan waktu retreat ini sangat tepat, karena para pejabat baru saja melewati masa-masa penuh tekanan selama persiapan APBD.

“Sebagian besar teman-teman mengalami stres berhari-hari dalam persiapan APBD. Pagi, siang, malam kalian harus menikmati itu. Maka kegiatan ini adalah take a break, keluar dari rutinitas,” ujarnya, Jumat.

Gubernur Iqbal menekankan bahwa retreat selama dua hari ini bukan soal “militarisasi”, tetapi fokus pada dua hal penting: penguatan tim (team building) dan penguatan mental.

Iqbal mengatakan bahwa hidup dan bekerja bersama selama dua hari akan memperkuat ikatan emosional dan mempermudah koordinasi antarpimpinan OPD yang selama ini kerap menjadi tantangan terbesar di birokrasi.

“Ternyata hidup itu lebih mudah kalau kita bersama-sama. Koordinasi adalah yang paling sulit. Dengan berada dalam satu tim selama dua hari, ini bisa menguatkan tali emosional di antara teman-teman,” katanya.

Ia juga menceritakan pengalamannya mengikuti kegiatan serupa selama seminggu di Magulanda, yang menurutnya sangat efektif mempererat hubungan antarpimpinan daerah.

Dalam kesempatan itu, Iqbal menegaskan bahwa pemerintahan saat ini berada dalam era perubahan besar sejalan dengan agenda nasional.

“Pemerintahan Presiden Kerapoho membawa tema besar perubahan. Paradigma berubah, cara kerja berubah. Dan dalam perubahan itu, cobaan pasti banyak,” ujarnya.

Menurutnya, gangguan dan tekanan akan selalu muncul, tetapi bagaimana dampaknya sangat ditentukan oleh kesiapan mental setiap pejabat.

“Tidak ada perubahan tanpa cobaan. Kita harus tegar dan kuat. Gangguan pasti ada, tapi apakah kita jatuh atau tidak, itu tergantung kita,” tegasnya.

Iqbal memastikan dirinya akan mendampingi para peserta retreat pada malam hari untuk berdiskusi dan memperdalam substansi kegiatan, sekaligus memberikan arahan langsung.

“Insya Allah malam ini saya temani teman-teman sekalian. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, mental kita lebih kuat dan ikatan emosional semakin erat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal secara resmi membuka kegiatan retreat dua hari tersebut dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim dan menitipkan para peserta kepada para instruktur.

“Kami titipkan pasukan kami untuk dua hari ini. Mudah-mudahan teman-teman bisa benar-benar menikmati kegiatan ini,” tutupnya.