Gubernur Iqbal Pamerkan Patung Kuda Ratusan Tahun di Sirkuit Mandalika

Pojok NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Lombok kepada ribuan kru MotoGP melalui pameran museum di kawasan Sirkuit Mandalika.

Dalam pameran tersebut, Pemprov NTB menampilkan koleksi bersejarah berupa patung kuda yang disebut Skardiu. Koleksi yang berasal dari Museum Negeri NTB itu diperkirakan telah berusia ratusan tahun.

Iqbal mengatakan, pameran tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya NTB kepada sekitar 3.000 kru Dorna, pembalap, dan mekanik yang berada di Lombok selama sepekan untuk mengikuti rangkaian MotoGP Mandalika 2026.

“Tahun lalu temanya Samalas dan Tambora, jadi Rinjani dan Tambora. Tahun ini temanya adalah Skardiu,” kata Iqbal saat pembukaan Mandalika Street Food Festival di Arena Bazaar Mandalika.

Menurut Iqbal, Skardiu merupakan patung kuda yang digunakan untuk mengangkat raja atau sosok yang dihormati. Patung tersebut juga memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan kecepatan.

Ia menilai, simbol tersebut memiliki keterkaitan dengan karakter olahraga balap motor yang mengandalkan kecepatan, termasuk MotoGP yang kini menjadi salah satu ajang olahraga internasional di Mandalika.

“Jadi, antara DNA kami dengan MotoGP ini memang sudah nyambung dari beberapa tahun lalu. Memang sudah takdirnya Lombok untuk menjadi tuan rumah MotoGP,” ujarnya.

Iqbal menjelaskan, patung kuda tersebut merupakan bagian dari koleksi Museum Negeri NTB yang dibawa untuk dipamerkan di museum dalam kawasan sirkuit.

Melalui pameran itu, NTB tidak hanya ingin menghadirkan MotoGP sebagai ajang balap kelas dunia, tetapi juga menjadikannya ruang untuk memperkenalkan sejarah dan identitas budaya lokal kepada masyarakat internasional.

Kehadiran koleksi bersejarah di kawasan Mandalika diharapkan dapat memperkaya pengalaman para pembalap, kru, dan pengunjung yang datang ke Lombok selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Penulis: HayyanEditor: Hayyan