Pojok NTB – Wisatawan asal Malaysia dan Singapura masih menjadi tulang punggung kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat, sebanyak 2.812 wisatawan asal Malaysia dan 950 wisatawan asal Singapura masuk melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
Dari total 7.987 wisman yang datang ke NTB pada Mei 2026, wisatawan Malaysia menyumbang sekitar 35 persen dari keseluruhan kunjungan, menjadikan negeri jiran tersebut sebagai pasar internasional terbesar bagi pariwisata Lombok. Sementara Singapura berada di posisi kedua, di atas Prancis yang mencatat 551 kunjungan.
Dominasi Malaysia dan Singapura turut mengukuhkan kawasan ASEAN sebagai sumber utama wisatawan asing ke NTB. Secara keseluruhan, wisatawan dari negara-negara ASEAN mencapai 4.030 orang, atau lebih dari separuh total kunjungan wisman pada Mei 2026.
Kedekatan geografis, kemudahan akses penerbangan langsung, serta kesamaan budaya dan kuliner dinilai menjadi faktor utama tingginya minat wisatawan Malaysia dan Singapura untuk berlibur ke Pulau Lombok. Destinasi seperti Mandalika, Gili Tramena, hingga wisata halal dan wellness tourism menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar Asia Tenggara.
Meski jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui BIZAM pada Mei 2026 tercatat menurun 8,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya, pasar Malaysia dan Singapura tetap menunjukkan peran strategis dalam menjaga geliat industri pariwisata NTB. Hingga Mei 2026, total kunjungan wisman melalui BIZAM secara kumulatif telah mencapai 34.560 orang.












