NTB Jadi Tuan Rumah Forum Dokter Mata Nasional 2026, Dorong Penurunan Angka Kebutaan

Pojok NTB – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Pada 2026, NTB dipercaya menjadi tuan rumah ajang ilmiah bergengsi di bidang kesehatan mata, yakni Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 Nasional.

Kegiatan ini merupakan forum oftalmologi yang digagas oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia NTB bersama Indonesian Ocular Infection & Immunology Society, sebagai wadah kolaborasi, penelitian, dan peningkatan kapasitas dokter spesialis mata, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut positif penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di NTB.

“Kita harap ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata di NTB. Pemprov siap support,” ujarnya saat menerima audiensi panitia, Jumat (27/3/2026).

Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga medis. Menurutnya, angka penderita penyakit mata di NTB masih cukup tinggi, sehingga upaya bersama sangat dibutuhkan untuk menekan angka kebutaan di daerah.

“Kita ingin persoalan kebutaan ini bisa kita atasi bersama melalui kolaborasi yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia REVIEWS 3, I Gede Suparta, menjelaskan bahwa penunjukan NTB sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan, khususnya bagi PERDAMI cabang NTB.

Ia menegaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dokter spesialis mata di daerah, agar mampu menangani kasus-kasus penyakit mata secara mandiri tanpa harus merujuk ke luar daerah.

“Kita ingin dokter di daerah semakin mandiri dalam menangani pasien, sehingga pelayanan bisa lebih cepat dan merata,” jelasnya.

Rencananya, kegiatan REVIEWS 3 akan digelar pada 10–11 April 2026 di Lombok Raya Hotel, dengan mengusung tema “BEGIBUNG”. Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan, inovasi, serta penguatan kapasitas generasi baru dokter spesialis mata.

Melalui forum ini, para peserta tidak hanya akan memperdalam ilmu dan keterampilan, tetapi juga memperluas jejaring profesional serta memperkuat kolaborasi riset di bidang oftalmologi.

Dengan kehadiran ajang nasional ini, NTB diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi pusat pengembangan layanan kesehatan mata yang lebih maju dan inklusif di kawasan timur Indonesia.