MOU Seaplane di Batujai, NTB Siap Buka Waterbase Wisata Kepulauan

Pojok NTB – Pemerintah resmi memulai persiapan pengoperasian seaplane (pesawat amfibi) di Bendungan Batujai, Lombok Tengah. Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) tersebut turut disaksikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat kunjungan kerjanya ke NTB.

Waterbase di Bendungan Batujai akan menjadi titik lepas landas dan pendaratan seaplane yang terkoneksi langsung dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam). Konektivitas ini dinilai strategis untuk mendukung akses cepat menuju destinasi wisata kepulauan di NTB.

“Mulai saat ini persiapan resmi dimulai. Dengan MOU ini, langkah menuju penerbangan seaplane dari Lombok ke destinasi wisata kepulauan akan dilakukan secara sistematis,” ujar Dudy.

Kementerian Perhubungan juga menyiapkan regulasi baru yang memberi kemudahan bagi pengelola hotel, resort, maupun destinasi wisata untuk memiliki atau mengoperasikan seaplane. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari.

“Dengan regulasi yang lebih mudah, kita ingin mendorong pertumbuhan pariwisata dan memanfaatkan wilayah laut sebagai alternatif transportasi udara,” jelasnya.

Pemilihan Bendungan Batu Jai sebagai lokasi awal dinilai tepat karena memiliki interkoneksi yang baik dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, sehingga memudahkan integrasi antarmoda.

Pemerintah optimistis kehadiran seaplane akan menjadi daya tarik baru bagi wisata premium di NTB sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai destinasi unggulan berbasis kepulauan.