Health  

Ramadan Sehat Tanpa Lonjakan Tekanan Darah: Panduan Pola Makan untuk Penderita Hipertensi

Pojok NTB – Menjalani puasa di bulan Ramadan memerlukan perhatian ekstra bagi penderita darah tinggi. Perubahan jadwal makan yang drastis bisa memengaruhi kondisi tubuh jika tidak diimbangi pola makan yang tepat.

Salah satu kesalahan umum adalah “balas dendam” saat berbuka. Makan dalam porsi besar sekaligus dapat menyebabkan tekanan darah meningkat secara tiba-tiba. Lebih baik berbuka dengan porsi kecil, lalu beri jeda sebelum melanjutkan makan utama.

Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya kalium, seperti pisang, bayam, tomat, dan semangka. Kalium membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Selain itu, hindari makanan olahan seperti sosis, nugget, atau camilan kemasan yang tinggi garam. Biasakan membaca label kandungan natrium sebelum membeli produk.

Tak kalah penting, jaga berat badan dan tetap lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai setelah berbuka. Istirahat cukup juga berperan penting dalam menjaga stabilitas tekanan darah.

Dengan komitmen menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, penderita hipertensi tetap dapat menjalani Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.