Pojok NTB – Upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi di NTB terus digencarkan. Gubernur Lalu Muhammad Iqbal meresmikan Ruang Praktik Siswa (RPS) bidang kuliner di SMKN 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (25/2/2026).
Peresmian fasilitas praktik tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah kewenangan provinsi.
Di hadapan para guru dan tenaga kependidikan, Iqbal menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sarana, tetapi juga oleh integritas dan keteladanan pendidik. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru, seraya menitipkan satu pesan sederhana namun mendasar.
“Saya tidak minta banyak. Jadilah guru yang layak dihormati dan menjadi teladan bagi murid-muridnya,” ujarnya.
Iqbal mengaku hingga kini masih menaruh hormat mendalam kepada guru-gurunya semasa sekolah. Baginya, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari doa, pengabdian, dan integritas orang tua serta guru. Ia menegaskan, guru bukan sekadar pengajar, melainkan juga figur orang tua kedua di lingkungan sekolah.
“Anak-anak punya orang tua di rumah dan orang tua di sekolah. Tanggung jawabnya harus sama besarnya,” katanya.
Selain penguatan karakter dan pembelajaran, Gubernur juga menyinggung langkah rotasi kepala sekolah yang dilakukan Pemprov NTB, khususnya bagi yang telah menjabat lebih dari 15 tahun. Menurutnya, kebijakan itu murni untuk penyegaran organisasi dan peningkatan mutu sekolah.
“Saya tidak punya kepentingan pribadi. Ini semata-mata untuk memperbaiki kualitas SMA, SMK, dan SLB,” tegasnya.
Tak hanya itu, Iqbal menyoroti pentingnya sertifikasi bagi lulusan SMK agar lebih mudah menembus pasar kerja, baik nasional maupun internasional. Melalui dukungan anggaran dan kolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan, Pemprov NTB mendorong percepatan sertifikasi kompetensi siswa.
Dengan fasilitas praktik yang memadai, manajemen sekolah yang lebih dinamis, serta dukungan sertifikasi, Pemprov NTB berharap lulusan SMK semakin siap bersaing dan mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah.












