Pemprov NTB Pastikan Tangani Siapa Pun: Warga NTT Meninggal Karena HIV Dimakamkan Layak di Lombok

Pojok NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang daerah, agama, maupun status sosial. Hal itu ditunjukkan dalam penanganan seorang warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia akibat HIV/AIDS dan dimakamkan secara layak di Lombok.

Kepala Dinas Sosial dan PPA Provinsi NTB, Mashuri, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir untuk siapa pun yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam kondisi darurat dan kemanusiaan.

“Kami di NTB akan menangani siapa pun, selama memenuhi kriteria sebagai penerima layanan sosial. Baik itu orang terlantar, sangat miskin, atau dalam kondisi darurat lainnya,” ujar Mashuri.

Dalam kasus ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Provinsi NTT, Kementerian Agama, komunitas sosial, serta media. Awalnya, identitas agama almarhum sempat simpang siur, namun setelah dilakukan klarifikasi, yang bersangkutan dipastikan beragama Islam dan akhirnya dimakamkan sesuai syariat Muslim.

“Setelah dipastikan Muslim, langsung kita kuburkan secara Islam. Ini bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami,” katanya.

Mashuri menambahkan, kolaborasi lintas daerah dan lintas sektor menjadi kunci utama dalam penanganan kasus-kasus kemanusiaan, terutama bagi warga pendatang yang berada dalam kondisi rentan di NTB.