Pojok NTB — Komitmen Honda untuk lebih dekat dengan masyarakat diwujudkan melalui Prokeslanda (Program Kesehatan Lansia bersama Honda) yang digelar di Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Mataram. Program ini menjadi terobosan baru di 2026 dengan fokus memberikan perhatian khusus bagi para lansia melalui layanan kesehatan terpadu dan berkelanjutan.
Manager MPM Honda Mataram, Noerush, mengatakan Prokeslanda bertujuan membangun komunikasi jangka panjang yang lebih intim dengan masyarakat, khususnya para konsumen Honda yang telah memasuki usia lanjut. Menurutnya, lansia membutuhkan perhatian ekstra, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga pendampingan kesehatan yang nyata.
“Program ini tidak hanya berupa sembako atau makanan, tapi juga pemeriksaan kesehatan. Ke depan, kami bahkan menyiapkan layanan fisioterapi bagi lansia kurang mampu,” ujar Noerush.
Program Prokeslanda direncanakan berjalan selama sembilan bulan ke depan. Dalam pelaksanaannya, Honda menggandeng berbagai mitra, mulai dari Puskesmas, Kelurahan Pejeruk, hingga komunitas dan pelaku usaha. Sejumlah pihak yang disiapkan untuk berkolaborasi antara lain Pocok NTB, Bokari, Kalbi, dan Visiolab, khususnya untuk mendukung layanan terapi dan kesehatan lansia.
Noerush menambahkan, saat ini program masih dalam tahap uji coba dengan turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi dan kebutuhan lansia. Pendataan dilakukan bersama pihak kelurahan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Ke depan, jumlah penerima manfaat di setiap titik diharapkan dapat terus bertambah seiring dukungan para sponsor dan stakeholder.
“Program ini tidak akan berhenti di Pejeruk saja. Kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dan kecamatan lain di NTB,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Pejeruk, Lalu B. Afriady, menyambut positif pelaksanaan Prokeslanda. Menurutnya, program ini sangat membantu upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia, mengingat masih banyak warga lanjut usia yang enggan atau kesulitan datang ke posyandu maupun puskesmas tanpa pendamping keluarga.
“Dengan program ini, layanan kesehatan bisa lebih dekat dengan lansia. Ada dukungan obat, susu, dan pemeriksaan kesehatan dari Honda. Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini,” kata Afriady.
Berdasarkan data Kelurahan Pejeruk, jumlah lansia tercatat lebih dari 100 orang. Pemeriksaan kesehatan rutin tetap dilakukan melalui posyandu dan kerja sama dengan puskesmas, termasuk pengecekan gula darah serta pemantauan penyakit kronis lainnya.
Afriady berharap kolaborasi dengan Honda dapat terus berlanjut dan diperluas, mengingat belum seluruh lansia tersentuh program bantuan pemerintah. Ia juga menyoroti pentingnya perhatian bagi lansia di atas 65 tahun agar tidak hanya terfokus pada kelompok usia di atas 75 tahun.
“Kami berharap program seperti ini bisa menjangkau lebih banyak lansia, karena mereka sangat membutuhkan perhatian, terutama dalam layanan kesehatan,” pungkasnya.













