Pojok NTB — Rumah Sakit Mandalika Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Salah satunya melalui program Nifas Connect, sebuah layanan pendampingan ibu nifas yang terintegrasi dan berbasis edukasi berkelanjutan.
Masa nifas merupakan fase krusial bagi ibu dan bayi karena berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, baik fisik maupun psikologis, seperti perdarahan, infeksi, gangguan laktasi, hingga baby blues. Menjawab tantangan tersebut, Nifas Connect dirancang sebagai model pelayanan nifas yang menghubungkan layanan klinis, edukasi, dan dukungan psikososial secara berkesinambungan.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas unit di RS Mandalika, antara lain Ruang Nifas, Ruang PONEK, serta Poli Obstetri dan Ginekologi. Seluruh ibu yang melahirkan di RS Mandalika, baik persalinan normal maupun sectio caesarea, menjadi sasaran program dengan pendampingan selama 42 hari masa nifas.
Dalam pelaksanaannya, Nifas Connect memanfaatkan berbagai media edukasi, seperti leaflet, QR Code edukatif, grup WhatsApp interaktif, serta audio dan video afirmasi. Melalui media tersebut, ibu nifas memperoleh edukasi harian, layanan tanya jawab dengan bidan, pengingat jadwal kontrol, hingga dukungan emosional yang membantu meningkatkan rasa aman dan percaya diri selama masa pemulihan.
Salah satu pasien nifas, Sanim, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan grup WhatsApp dalam program ini.
“Dengan adanya grup WA, saya jadi mudah bertanya kalau ada kendala. Penjelasannya juga mudah dipahami,” ujarnya.
Keunggulan Nifas Connect terletak pada pendekatan yang tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup skrining kesehatan mental ibu nifas, termasuk deteksi dini baby blues, sebagai bagian dari pelayanan rutin.
Penggagas Nifas Connect, Youri Gagarin, menyampaikan bahwa kekuatan inovasi ini terletak pada kesederhanaan yang dijalankan secara konsisten.
“Nifas Connect adalah inovasi sederhana, tetapi berdampak besar. Inovasi seperti inilah yang justru paling berkelanjutan,” jelasnya.
Berkat dampak positif yang dihadirkan, Nifas Connect berhasil meraih ASN Award NTB 2025 sebagai Juara Terbaik I, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RS Mandalika dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien.
Ke depan, RS Mandalika berencana mengembangkan Nifas Connect melalui pembaruan materi edukasi, integrasi dengan standar discharge planning, kolaborasi dengan puskesmas, serta penguatan skrining dan media afirmasi bagi ibu yang mengalami gangguan psikologis pasca persalinan.
Melalui inovasi ini, RS Mandalika menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan nifas yang tidak hanya informatif, tetapi juga empatik, humanis, dan berkelanjutan hingga ibu kembali ke rumah.













