Pojok NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Sandeep Sarai, untuk membahas peluang kerja sama pembangunan di berbagai sektor strategis.
Gubernur Iqbal menjelaskan, seluruh kerja sama pembangunan internasional Kanada berada di bawah kewenangan Menteri Pembangunan Internasional. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB mempresentasikan sejumlah potensi daerah yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat kemitraan global.
“Kami menyampaikan berbagai potensi NTB, mulai dari hilirisasi hingga sektor pariwisata. Salah satu yang dibahas adalah peluang kerja sama transportasi wisata, termasuk penggunaan pesawat amfibi atau seaplane yang dikelola perusahaan asal Kanada,” ujar Gubernur Iqbal.
Selain pariwisata, NTB juga menawarkan potensi pengembangan kawasan dan berbagai sektor unggulan lainnya yang dinilai memiliki prospek besar untuk digarap bersama. Menteri Pembangunan Internasional Kanada dijadwalkan berada di Lombok selama dua hari untuk melihat langsung potensi yang ada.
Sementara itu, Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Sandeep Sarai, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi NTB. Ia menegaskan ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama, khususnya di bidang energi berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, kesehatan reproduksi, dan pendidikan.
“Kami telah memiliki sejumlah proyek serupa di Asia Tenggara. Kawasan ini seperti rumah kedua bagi saya. Program-program ini sangat penting karena menyangkut kesejahteraan masyarakat, terutama perempuan, mulai dari akses pendidikan hingga kesehatan reproduksi,” jelas Sandeep Sarai.
Selain itu, Kanada juga akan meninjau langsung proyek energi terbarukan di NTB, seperti pemanfaatan panel surya, yang dinilai berkaitan erat dengan penguatan layanan kesehatan dan pembangunan berkelanjutan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara NTB dan Kanada dalam mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan di daerah.













