Pojok NTB – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada November 2025 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, secara tahunan kinerja perhotelan masih menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data terbaru, TPK hotel berbintang pada November 2025 tercatat sebesar 41,23 persen, turun 2,28 poin dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 43,51 persen. Namun, jika dibandingkan dengan November 2024 yang hanya sebesar 36,24 persen, terjadi kenaikan 4,99 poin, menandakan perbaikan kinerja secara year on year.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang tercatat sebesar 27,16 persen, mengalami penurunan cukup signifikan yakni 6,11 poin dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 33,27 persen. Meski turun secara bulanan, angka ini masih lebih baik dibandingkan November 2024 yang tercatat sebesar 25,25 persen atau naik 1,91 poin.
Dari sisi rata-rata lama menginap (RLM), tamu hotel berbintang pada November 2025 tercatat 1,85 hari, sedikit menurun dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 1,87 hari. Namun secara tahunan, RLM mengalami peningkatan dibandingkan November 2024 yang sebesar 1,81 hari. Kondisi serupa juga terjadi pada hotel nonbintang dengan RLM 1,59 hari, turun dibandingkan bulan sebelumnya tetapi masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang pada November 2025 tercatat sebanyak 111.785 orang, didominasi oleh tamu domestik sebanyak 80.233 orang atau 71,77 persen, sementara tamu mancanegara mencapai 31.552 orang atau 28,23 persen.
Adapun jumlah tamu hotel nonbintang tercatat sebanyak 109.150 orang, dengan komposisi tamu domestik sebesar 54,24 persen dan tamu mancanegara sebesar 45,76 persen.
Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pada November 2025 tercatat sebanyak 6.689 orang, mengalami penurunan 28,24 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 9.321 orang.
Secara umum, meski terjadi perlambatan secara bulanan, sektor perhotelan dan pariwisata NTB masih menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari sisi tingkat hunian dan rata-rata lama menginap.













